here it is, your lucky number!

Friday, November 4, 2016

"I met you in the dark
You lit me up
You made me feel as tough
I was enough.."

"..I knew I loved you then
But you'd never know
Cause I played it cool when I was scared of letting go
I knew I needed you
But I never showed
But I wanna stay with you
Until we're grey and old
Just say you won't let go"


Wednesday, October 12, 2016

Dia melakukan semuanya dengan sederhana
Dia menunjukkan ke gue semuanya dengan sederhana
Dia secara tidak langsung mengajarkan gue arti kesederhanaan
Dia menunjukkan dia peduli dengan cara yang sangat sederhana, tapi ngena
Dia selalu support, lagi-lagi secara sederhana
Dengan kesederhanaannya itu pula lama kelamaan gue sadar kalau dia selalu ada





......tapi belum sampai tahap itu, atau mungkin tidak, biar waktu yang jawab hehe

Saturday, September 24, 2016

HAI
this is my thought, recently.
gue sekarang mahasiswa kedokteran semester 7, which is semester terakhir sebelum gue masuk ke rotasi klinik atau yang biasa dikenal jadi co-ass.
belakangan ini paling sering mensugesti diri sendiri, kayak menyadarkan aja gitu
"woiii chik bentar lagi lo jadi dokter, lo udah bisa apa?"
beberapa waktu yang lalu gue habis exchange (gue bakal cerita kapan2 kalo gue lagi mood wkwk), sepulangnya dari sana gue semakin mantep kalo iya gue mau jadi dokter 
padahal disana pas liat arterial blood sampling...nyaris black out gue wkwkwkwkw gue takut liat darah diambil terus pasiennya kesakitan. fobia yang aneh ya?
tapi tetep gue mau jadi dokter, gue mau banget jadi dokter
alhamdulillah semakin kesini semakin yakin
apalagi kemarin kedua eyang gue meninggal, 1 pas gue berangkat exchange dan 1 setelah gue pulang exchange :'( 
sedikit cerita aja tentang yangti dan atung..
mereka bangga banget sama gue, gue tau banget itu. jauh jauh hari sebelum eyang meninggal, gue udah ada bayangan sepulang gue exchange pasti mereka excited denger cerita gue disana. tapi Allah punya rencana lain. beberapa hari sebelum gue berangkat, gue ke rumah eyang buat pamit, atung yang lagi sakit tanya "put atung sakit apa kok rasanya ngga enak bgt ya? kok hasil pemeriksaannya semua baik2 aja ya?".. percayalah guys.. paling sedih jadi mahasiswa kedokteran itu adalah saat keluarga lo tanya sesuatu tentang kesehatan dan lo gabisa jawab.. dan saat itu, perasaan sedih itu lah yg muncul di dalam diri gue dan betapa shocknya di hari keberangkatan gue, gue denger kabar kalo atung dipanggil sm Allah.. dan sepulangnya gue dari sana, gue dapet kabar yangti kritis, beberapa hari kemudian, yangti juga dipanggil sm Allah.. innalillahi wa inna ilaihi rajiun.. 
iya gitu
terus sekarang yang jadi motivasi terbesar gue buat mau jadi dokter itu ya karena gue mau orang-orang yang gue sayang sehat
jawabannya di bawah rata-rata ya? wkwk 
iya tapi emang itu, gue saat ini gak punya motivasi setinggi "menyehatkan nusa dan bangsa" kok hehe gue cuma pengen orang-orang yang gue sayang bisa punya orang yang bisa diandalkan dalam hal kesehatan yaitu gue
minimal mereka dulu deh, baru abis itu gue bisa menyembuhkan orang-orang yang disayang orang lain deh hehehe
untuk mimpi yang besar jelas gue punya tapi mimpi yang besar itu justru kurang bisa memotivasi gue saat ini
gue capek banget woi belajar :(
kalo patokan gue 'mimpi besar' gue kok kayaknya itu masih jauuuh banget ya hehe 
gue cuma pengen jadi salah satu sumber kebahagiaan buat orang lain aja yaitu dengan cara menyembuhkan penyakitnya ataupun orang yang dia sayang #ea but the road is tough :)
secapek itu
and i have to, sorry, i must keep going
semangat semangat semangat :3

Monday, June 27, 2016

Waktunya bersyukur.

Bulan Mei selalu jadi favorit gue setiap tahunnya karena u know why, my bday! Hehe gue suka surprise, suka banget, sejujurnya gue orangnya geeran jadi kalo dikasih surprise gak pernah kaget, tapi senenggg, seneng banget aja gitu jadi kerasa diperhatiin (emang anaknya caper..). Beruntung kali ya gue punya temen-temen sebaik mereka di Jogja hehe mereka adalah beberapa dari banyak (cie) alasan yang bikin gue betah di Jogja, tanpa mereka apalah w ini :( terima kasih ya teman2 akuu

W kasi tau ja y, buat yang bukan anak rantau mungkin bakal blg lebay atau gmn tapi kalian gak tau seberat apa rasanya tinggal di kota yang jauh dari keluarga inti hu, percaya deh, seberat itu terutama utk orang cengeng seperti w, nvr been easy guyz bahkan sampai detik ini yang udah 3 tahun :_)


Dan ada satu hal tambahan di tahun ini alhamdulillah yang bikin bulan Mei rasanya makin berkesan karenaaaa alhamdulillah chikita (unofficially) sked, satu beban sebagai mahasiswa kedokteran terangkat hehe sebenernya masih banyak yg harus diselesaikan utk mencapai tujuan utamanya jadi ya bisa diblg ini a tiny lil step closer :)




Alhamdulillah, 2016 sejauh ini menyenangkan! Stay fun, 2016!

Btw, everyone has their own first time for everything. I've done so many first-time things in my life and going to do another one on the day after tomorrow! So nervous yet excited! Wish me luckk, xo.

Saturday, May 14, 2016

:)

Kadang,
Hal baik datang ke hidupmu
Bukan berarti mereka akan tinggal
Untuk bersamamu

Namun,
Untuk mengingatkan betapa hidup
Terlalu singkat untuk terus terbelenggu

Sunday, April 24, 2016

Love is about finding your best friend :)

I want someone I can be completely myself around. 
I want someone to laugh with, to stay up late with and talk about dreams.. to go on adventures with, either big or small..
I want to feel like we know every little thing about each other's lives, every-little-thing.
I want someone I can talk to openly, fearlessly, about my biggest regret and future plans. Someone who I can trust. Someone who will be there for me, no matter what, and I'll return the favor. Someone I can just sit on the couch with and not say anything but simply enjoy each other's company.
I want someone who knows all my inner secrets, drama, and proudest moments. Someone who is compatible with on so many levels, not just romantically (because that mushy-gusy, intimate stuff will come naturally).
I want to fall head over heels for this best friend.

I want someone that I love, but more importantly, someone I can truly know, who knows me inside and out, flaws and quirks and all my weirdness, yet still chooses to be mine

Tuesday, March 29, 2016

singkat cerita :)

halo. akhirnya gue putuskan untuk cerita aja deh disiniii kangen banget curhat di blog abisnyaaa. bodo amat ada yang baca atau engga. ehe

belakangan, ya, gue emang baru merasakan yang namanya sakit hati (lagi) setelah sekian lama vakum dari dunia sakit hati jenis itu. kenapa gue bilang vakum? ya, karena beberapa waktu lalu, dalam jangka waktu yang cukup lama, gue sempat berhasil menahan diri gue untuk gak berurusan lagi sama hal yang namanya 'pacaran' tapi tembok yang udah gue buat saat itu pun akhirnya runtuh karena satu dan lain hal.

sebelumnya, gue mengizinkan kalian untuk nge-judge gue apapun di saat baca ini tapi satu hal aja yang perlu kalian tau kalo gue sendiri gak yakin sih kalian akan berlaku sebaliknya apabila ada di posisi gue saat itu hehe. oh iya disini gue gak mau jelek-jelekin siapapun ya. harapannya sih bisa ngasih sedikit pelajaran untuk yang baca tapi gue bukan orang yang bisa merangkai kata-kata gitu sih sebenernya jadi ya maapin ea

well, gini ceritanya
gak tau kenapa emang sejak kuliah di jogja gue merasa pandangan gue berubah sih, mungkin ada pengaruh lingkungan juga ya (sepupu gue taarufan wkwk) jadi males aja gitu pacaran yang gak ada tujuan, ya maunya pacaran sama yang udah fix gitu haha tapi berhubung namanya jodoh gak ada yang tau kan ya jadi intinya males pacaran. awalnya. sebelum saat itu. saat bodoh itu. ehe. katakanlah gue punya teman, teman biasa, teman dari dulu, dari dulu emang teman biasa gitu. setau gue sih dia playboy. gue sih gak masalah temenan sama siapa aja jadi ya gue temenan deh sama temen biasa gue yang playboy itu. tanpa ada feeling apapun. entah kenapa hubungan pertemanan kami ini jadi aneh. jaman sekarang dibilangnya baper. singkat cerita, teman gue ini pun menyatakan cintanya (maaf bahasanya dangdut) ke gue untuk kedua kalinya (dulu pernah, tapi apalah jaman smp). gue tolak. karena ya itu gue gak mau pacaran. dan gue emang murni menganggap dia teman. ditambah dia jauh. hubungan terakhir gue berakhir juga karena jauh. kan keledai aja jatoh cukup sekali, masa gue dua kali. walaupun nyatanya gue lebih bodoh dari keledai sih di akhir nanti ahaha sabar sabar lanjut dulu. pertemanan kita berlanjut kok baik baik aja, teman cerita, teman dekat, tapi beneran dekat sebagai teman. gue sama dia totally fine dan beneran menganggap hubungan kita ini adalah murni pertemanan. gue sama dia bisa dibilang cukup sering membahas tentang "hubungan", tentang gue maunya gimana lebih tepatnya, dan dengan ke self-centered an nya gue yang gak pernah tanya ke dia maunya gimana. teman gue ini mendengarkan gue dengan super sabar, super baik, super bikin nyaman, super mengerti, super perhatian dan ganteng. ya semua orang juga tau dia ganteng. tibalah saat dimana gantian gue yang baper. singkat cerita lagi, dia ke jogja. disinilah momen penting dimana dia bisa menghancurkan tembok gue itu. membuat gue menjilat ludah gue sendiri. bikin gue mikir yang lagi sama gue ini bukan temen lama gue yang playboy itu. matanya coklat. semua yang dia omongin terlihat nyata banget. he treated me like princess. dia menyatakan cintanya lagi ke gue waktu nganterin gue pulang tengah malem di malam hari pertama dia di jogja. yang bikin gue bilang iya saat itu adalah karena pembicaraan kita sepanjang perjalanan yang gak mungkin gue tulis disini. intinya, cara dia ngomong + mata coklatnya itu lho ya ampun. pacaran lah kita. temen gue itu bilang dia seneng banget. udah. semua berjalan sangat menyenangkan, ldr yang indah lah pokoknya, hanya untuk 3 bulan. kita pacaran 5 bulan. 2 bulan terakhir kayaknya isinya cuma saling merugikan. gak suportif satu sama lain. kesalahan gue juga karena ke self-centered an gue yang gue gak pernah menanyakan dia itu maunya gimana. ternyata malah gini. gak cocok. ya gitu lah. bukan teman gue yang super sabar, super baik, super bikin nyaman, super mengerti, super perhatian lagi walaupun tetep ganteng. putusnya bisa dibilang awalnya gue merasa itu baik-baik sampe beberapa saat gue menyadari kalau gue bodoh ahaha

eh gue gak mau ngejelek-jelekin siapapun disini, gue cuma mau bilang dari cerita gue ini gue belajar banyak hal
1. kalo ngerasa sayang sama teman kita sendiri, apalagi teman yang kita udah anggap dia sebagai teman dekat kita, kok kayaknya mending disimpen aja ya? sampe Allah ngasih tau lewat waktu dia beneran jodoh kita apa bukan. lebih baik bisa tetep deket sebagai teman, jagain dia sebagai teman, bukannya deket dan jagain sebagai pacar tapi cuma sementara terus pergi hehe. sayang banget suatu pertemenan harus rusak cuma karena hal kayak gitu. sepele. gapenting. kayak gue sekarang. well kalo dibilang benci, iya gue benci. gue mah jujur orangnya, karena emang sakit rasanya hehe. kalo dibilang untuk temenan lagi gimana, ya males aja. ini sih pelajaran yang paling berharga banget buat gue. gue sedih kehilangan salah satu teman baik gue tapi gue juga sudah tidak bisa menjadikan dia teman baik gue lagi. dilema.
2. kalo udah tau orang nya player jangan sok sok ngerasa orang itu berubah deh ya. karena orang kayak gitu hanya akan berubah saat udah bertemu dengan the one nya.
3. gak usah ngerasa lo adalah the one nya dulu. bcs he knows how to make you feel like you are his 'one and only' very well. 
4. gak usah nyoba-nyoba kalo pacaran sama orang yang tipenya kayak nomer 2 kalo gak mau sakit.
5. kalo udah punya prinsip, udah punya tembok, jangan tanggung-tanggung, diniatin bener-bener buat berpegang teguh sama hal itu.
6. jangan suka berduaan sama cowo, apalagi tengah malem, selain dosa, banyak setan yang ngebisikin kita buat mengambil keputusan yang salah. hehe. beneran.
7. dan terakhir yang paling biasa tapi bahaya banget, jangan gampang goyah sama cowo ganteng.


sekian dan tks.

Saturday, March 12, 2016

Let me be alone.

To fix myself
To expand my mind
To set my heart calm
To wait patiently
Let Allah answer my prayers when the time is right
:)

Wednesday, October 21, 2015

hasil tutorial pai

"...bukan soal siapa cepat tapi Allah sudah pilihkan waktu yang tepat.
Memantaskan diri itu bukan ditujukan untuk si dia tapi fokus memperbaiki diri di hadapan Allah. Kalau kita jatuh cinta, kejar cinta sang pemilik hatinya, Allah, agar yang mengejar kita ia yang mencintai Sang Maha Cinta"

#cie